Genre – Sub Genre Musik

ROCKABLILLY

Rockabilly adalah salah satu gaya paling awal dan paling berpengaruh dalam musik rock n’ roll yang muncul pada tahun 1950-an. Elvis Presley adalah bintang rockabilly yang paling terkenal. Walaupun hanya berlangsung singkat selama tahun 1950-an, gaya bermusik rockabilly berpengaruh besar terhadap musik rock dan budaya populer. Pada akhir tahun 1970-an dan awal 1980-an, rockabilly bangkit kembali dan bertahan sebagai sub-budaya hingga sekarang.

Hubungan erat antara musik blues dan musik country bisa ditelusur sejak dari rekaman lagu-lagu country tahun 1920-an. Julukan untuk bintang musik country Jimmie Rodgers adalah blue yodeler atau penyuara yodel bergaya blues. Lagu-lagu hit dari Jimmie Rodgers banyak yang berirama blues, walaupun aransemen dan warna musiknya berbeda dari penyanyi blues kontemporer seperti Blind Lemon Jefferson dan Bessie Smith.

Di sepanjang dekade 1930-an dan 1940-an lahir dua warna musik baru, western swing dan hillbilly boogie. Grup musik Bob Wills and his Texas Playboys merupakan bintang laris dari genre musik western swing yang memadukan cara bernyanyi musik country, teknik steel guitar, dan grup big band berirama jazz. Setelah Amerika Serikat dilanda demam boogie-woogie pada tahun 1940-an, penyanyi country seperti Moon Mullican, Delmore Brothers, Tennessee Ernie Ford, dan Maddox Brothers and Rose mulai merekam lagu-lagu dalam warna musik baru yang dikenal sebagai hillbilly boogie. Mereka memadukan gaya bernyanyi dan lirik musik country yang sederhana dengan ritme bass berirama boogie.

NEW WAVE

New wave adalah sebuah subgenre dari musik rock yang muncul pada pertengahan hingga akhir 1970-an selain punk rock. Istilah ini pada awalnya identik dengan punk rock sebelum dianggap sebagai genre di dalam dirinya sendiri yang menggabungkan aspek musik elektronik dan eksperimental, subkultur mod, dan disko, rock dan musik pop tahun 1960-an.

Sementara itu digabungkan banyak suara punk rock asli dan semangatnya, seperti penekanan pada lagu pendek dan punchy, hal itu ditandai dengan kompleksitas yang lebih besar di dalam musik dan lirik. Terjadi kebangkitan musik ini pada tahun 1990-an dan 2000-an. Tindakan dipengaruhi oleh musik New Wave telah menjadi populer pada 2004, dan genre kemudian berpengaruh pada gerakan indie rock.

SKA PUNK

Ska punk adalah genre musik fusion yang menggabungkan ska dan punk rock. Ini mencapai tingkat tertinggi kesuksesan komersial di Amerika Serikat pada akhir 1990-an. Ska-core (kadang-kadang dieja skacore) adalah sebuah subgenre dari ska punk, ska pencampuran dengan hardcore punk.

Semakin banyak gaya punk-dipengaruhi dari ska punk sering fitur tempo lebih cepat, distorsi gitar, onbeat punk rock ala selingan (biasanya paduan suara), dan punk-gaya vokal. Semakin ska-dipengaruhi gaya fitur instrumentasi lebih maju dan suara bersih vokal dan musik. Instrumen umum termasuk gitar listrik, bass listrik, drum, instrumen kuningan, instrumen buluh dan keyboard.

Ska dan punk rock pertama kali digabungkan dalam gerakan 2 Tone akhir 1970-an Inggris, yang menampilkan band-band seperti The Specials, The Selecter, The Beat and Madness. Fusi dari dua genre musik, namun, menjadi yang paling umum pada 1980-an, selama gelombang ketiga ska.

Fishbone, didirikan pada tahun 1979 di Los Angeles, secara luas dianggap sebagai pelopor dari genre ska punk. Fishbone diikuti oleh band-band seperti The Mighty Mighty Bosstones, didirikan pada tahun 1983 di Boston; Culture Shock, didirikan pada tahun 1986 di Warminster, Inggris; Operation Ivy, didirikan pada tahun 1987 di Berkeley, California; Voodoo Glow Skulls didirikan pada tahun 1988 di Riverside, California; dan Citizen Fish didirikan pada tahun 1990 di Bath, Inggris. The Offspring dan Rancid juga memainkan lagu-lagu ska punk.

Salah satu penampilan pertama dari istilah ska-core adalah dalam judul The Mighty Mighty Bosstones 1993 album Ska-Core, The Devil, and More.

No Doubt mendapatkan popularitas mainstream setelah rilis mereka 1995 album Tragic Kingdom, dan Sublime melakukan hal yang sama setelah rilis album self-titled mereka 1996.

GOTHIC ROCK

Gothic rock (juga disebut sebagai goth rock atau hanya goth) adalah subgenre musik post-punk dan rock alternatif yang terbentuk selama akhir 1970-an. Band rock gothic tumbuh dari ikatan yang kuat dari Inggris punk rock dan kemunculan dari post-punk. Menurut Pitchfork dan NME, band proto-goth termasuk Joy Division, Siouxsie and the Banshees, Bauhaus, dan The Cure.

Genre itu sendiri didefinisikan sebagai gerakan terpisah dari post-punk karena musik cenderung gelap yang disertai dengan introspektif dan lirik romantis. Gothic rock kemudian memunculkan sebuah subkultur yang lebih luas yang mencakup klub, fashion dan publikasi pada 1980-an.

Karakter dari gothrock adalah petikan2 gitar yang tajam serta bass yang bernada tinggi bahkan sering berebut peran dengan melodi, serta ketukan drum yang penuh hipnotis seperti nada-nada tribal suku di afrika atau indian. gaya vokalnya cenderung seperti orang yang sedang menggerutu dengan suara lirih, seperti karakter vokal Jim Morrison dan Leonard Cohen. Siouxsie dan Banshees cenderung menggunakan efek flanging gitar, menghasilkan suara yang rapuh, dingin dan keras yang kontras dengan sedikit aroma psychedelic. Beberapa band bahkan menggunakan drum yang cendrung bersuara putus-putus untuk mengecilkan backbeat irama.

Goth rock juga berkaitan dengan tema2 gelap melalui lirik dan atmosphere di sekitarnya. lirik2nya cenderung puitis yang terkadang dibumbui romantisme, simbolisme agama, serta mistik. Musisi yang paling awal memperkenalkan gaya seperti ini adalah Marc Bolan, The Velvet Underground, The Doors, David Bowie, Iggy Pop, dan Sex Pistols.
Bahkan menurut wartawan Kurt Loder, lagu All Tomorrow’s Parties dari The Velvet Underground adalah sebuah karya gothic rock yang mempesona.

AVANT-GARDE ROCK

avant-garde rock atau lebih dikenal dengan nama experimental rock, adalah sebuah aliran musik yang berdasarkan pada experiment dari semua dasar musik. orang yang memainkan musik aliran seperti ini dapat mencoba berbagai macam instrumen, harmoni, gaya bernyanyi dan melakukan berbagai efek kustom pada alat-alat musiknya.

akhir tahun 1960 adalah era perkembangan musik esperimental rock. beberapa band jaman dulu, termasuk The Beatles juga pernah melakukannya. dengan semakin berkembangnya experimental rock tahun 1970an juga muncul suatu aliran yang bernama krautrock di Jerman. Brian Eno adalah tokoh penting lain, terutama setelah keberangkatannya dari Roxy Music untuk mengejar ide-idenya sendiri (yang akhirnya menyebabkan penemuan istilah “musik ambient”.

tahun 1980an, aliran experimental rock banyak diikuti oleh band-band sekolahan serta musik2 underground. banyak yang sukses meramu experimental rock dengan punk dan post-punk, seperti Sonic Youth, Band of Susans, dan Live Skull semua berasal sari aliran New York No Wave.

Pada 1990-an, seniman seperti Ween dan Redd Kross melanjutkan temu pendahulu mereka dengan dampak yang lebih rendah, seperti yang dilakukan beberapa band funk mengacu pada tahun 1970-an seperti Praxis. di tahun 1990 banyak musisi yang mengeksplorasi teknik2 baru dalam musik serta rekaman yang kemudian lebih dikenal dengan nama aliran industrial music. aliran industrial music mencakup noise music, ambient music, folk music, post-punk serta electronic dance music.

SOUTHERN ROCK

southern rock adalah subgenre dari music rock dan genre Americana. aliran ini dikembangkan di Amerika Serikat Selatan yang merupakan gabungan dari rock n roll, country serta blues yang lebih fokus pada permainan gitar listrik dan vokal. banyak orang yang merasa bahwa aliran ini merupakan suatu hal penting dalam sejarah music rock.

the allman brothers band memainkan rock blues dengan permainan gitar yang panjang. dan akhirnya banyak seniman yang menyukai gaya ini, seperti Barefoot Jerry dan Charlie Daniels dari North Carolina. tahun 70an, semakin banyak band yang mengadopsi aliran ini. musik2 mereka menekankan pada ritme serta pemainan gitar blues yang artistik. salah satu contohnya adalah band Lynyrd Skynyrd.

band lain seperti Drivin N Cryin, Dash Rip Rock, dan Kentucky Headhunters juga ikut populer dengan menggunakan aliran southern rock pada tahun 80 sampai 90an. The Georgia Satellites juga ikut merasakan popularitas di tahun 80an. beberapa grup rock dari selatan, seperti Tom Petty and the Heartbreakers, Stevie Ray Vaughan, dan The Fabulous Thunderbirds juga memainkan aliran musik seperti ini.

tahun 90an, southern rock mulai terasa ‘sedikit’ lebih cadas dengan adanya sentuhan musik metal. salah satu musisi yang terkenal dengan aliran ini Kid Rock. southern rock mulai sering diperdengarkan ke publik. grup band Kings of Leon meramu southern rock dengan garaga rock, alt country serta rock blues. beberapa grup band yang masih kental dengan aroma southern rock yang sampai sekarang masih populer adalah Lynyrd Skynyrd, ZZ Top, dan Canned Heat.

GROOVE METAL

Groove Metal (terkadang di sebut post-thrash) adalah sebuah subgenre dari heavy metal. Ini sering digunakan untuk mendeskripsikan Pantera dan Exhorder.

pada intinya, groove metal mengambil intensitas serta kualitas sonic dari trash metal dan memainkannya dengan tempo menengah. Namun ada juga yang beberapa band yang sesekali membuat foray dalam tempo yang cepat. gaya bermusiknya seperti setelan trash riff yang agak turun, permainan gitar yang agak ngefunk, vokalnya menggunakan suara death growl terkadang teriakan hardcore penuh tenaga maupun menggeram.

Grup-Grup band yang cenderung menggunakan subgenre ini adalah Pantera,Lamb of God, Exhorder, Spiritual Beggars, Soulfly, Machine Head, Sepultura, Devil Driver, Byzantine, Five Finger Death Punch, Chimaira, Volbeat, dan Fear Factory.

Iklan

STRATOVARIOUS

Stratovarius adalah Finlandia power metal band yang terbentuk pada tahun 1984. Style musik mereka bisa dikategorikan ke style musik power metal dan neoclassical metal . Sejak tahun 80-an, bersama dengan Helloween & Blind Guardian , mereka telah menjadi salah satu pionir, dan berpengaruh pada kebanyakan band zaman sekarang, yang beraliran power metal .

Era 1984-1989

Stratovarius didirikan pada bulan Agustus 1984 di Finlandia dari mantan anggota band Black Water . Para anggota pendiri adalah Tuomo Lassila , Staffan Stråhlman , dan John Vihervä . Nama Stratovarius adalah diambil dari nama Stratocaster untuk jenis gitar elektric terkenal dan Stradivarius, seorang nama tokoh alat musik biola terkenal , ide tersebut datang dari dari Lassila.

Pada bulan Desember 1985,Timo Tolkki bergabung dengan band, menggantikan Stråhlman pada gitar, menyusul perbedaan pendapat antar dia dan Lassilla. Timo di band memberikan kontribusi vokal dan dengan di sebagian besar lagu – lagu Stratovarius. Setelah satu pertunjukan  pada bulan Januari 1986, band ini sementara vakum beberapa waktu  , karena Tolkki telah bergabung dengan wajib militer. Band setuju untuk mengadakan reuni lagi ketika Tolkki kembali, dan pada tahun 1987, ketika band berkumpul kembali, John Viherva cabut, karena tidak senang dengan arah musik band saat itu.Keyboardist Antti Ikonen juga direkrut  band.

Band ini menawarkan demo ke berbagai perusahaan rekaman pada tahun 1987 dan akhirnya di rangkul oleh CBS Finlandia . Pada tahun 1988, mereka merilis dua single pertama mereka, ” Future Shock “dan” Black Night “, diikuti dengan debut album mereka tahun 1989 “Fright Night” . Single “Future Shock” mereka bikin videonya pada tahun yang sama, menjadi video musik pertama mereka.

Era  1990-1993

label CBS mengalami kolaps saat itu, band ini juga mengalami perubahan beberapa anggota, tetapi pada tahun 1991 mereka berhasil merilis album Stratovarius II yg di rilis lewat label  Bluelight Records , yang dirilis ulang sebagai “Twilight Time” melalui Noise Records di tahun berikutnya. Album ini diikuti oleh satu single, ” Break The Ice “, pada tahun 1992.

Era 1994-1995

Pada tahun 1994, Stratovarius merilis album ketiga mereka, Dreamspace , menampilkan pemain bass baru Jari Kainulainen , yang bergabung dengan band setelah 70% terlibat dalam  materi baru yang sudah direkam.Band ini memiliki satu single yang diberi judul “Wings of Tomorrow”. Setelah cedera lengan, Tuomo Lassila sementara diganti dalamc proses rekaman dengan drummer session bernama Sami Kuoppamäki .

Tolkki memutuskan untuk berhenti menyanyi dalam band, dan mereka menyewa penyanyi . Adalah nama Timo Kotipelto yang dipercaya mengisi posisi vokal menggntikan posisi Timo Tollki yang ingin fokus di gitar . Pelepasan Fourth Dimension pada tahun 1995 menghasilkan sukses besar untuk band. Lagu “Against the Wind” difilmkan walaupun tanpa dukungan single, saat ini, tidak ada single yang dirilis untuk album tersebut.

Era 1996-1997

Meskipun keberhasilan Fourth Dimension , perbedaan di internal band – terutama dari style band membuat drummer Tuomo Lassila, anggota pendiri terakhir band, dan keyboardist Antti Ikonen cabut. Dua anggota non-Finlandia baru yang direkrut: keyboardist Swedia Jens Johansson (dari Yngwie Malmsteen ) dan seorang drummer asal Jerman bernama Jörg Michael dari band Running Wild .

Dengan di rilisnya album kelima Episode pada tahun 1996, Stratovarius akhirnya menemukan sound mereka dan kekuatan di segi musikalitasnya setelah berganti-ganti formasi formasi. Episode menampilkan paduan suara yang megah dan sebuah orkestra string. Itu adalah sukses komersial  untuk band dan ini menghasilkan dua single baru, ” Father Time “dan” Will The Sun Rise? “.

Album studio mereka berikutnya, Visions , dirilis pada tahun 1997 tanpa perubahan formasi, dan bersama-sama dengan itu datang dua single, ” Black Diamond “dan” The Kiss Of Judas “. Keduanya di bikin video klip.

1997 juga merilis album kompilasi pertama mereka, The Past and Now.

Era 1998-2002

Album Destiny dirilis pada tahun 1998, dan Infinite pada tahun 2000. Dengan album, ketenaran mereka dan fan-base diperluas, dan mereka mulai mendapatkan fans yang kuat di luar Skandinavia , terutama di Jepang . Sementara Destiny hanya menghasilkan satu single, “SOS,” Infinite menghasilkan tiga: “Hunting High and Low,” “It’s A mystery,” dan “A million Light Years  Away”.

Pada tahun 2000, Stratovarius tur dengan Sonata Arctica dan Rhapsody of Fire .

Pada tahun-tahun belakangan ini, Stratovarius juga merilis tiga album kompilasi baru: The Chosen Ones pada tahun 1999, 14 Diamonds pada tahun 2000, dan Intermission pada tahun 2001.

Era 2003-2004

Pada tahun 2003, band ini merilis proyek paling epik dalam karya yang pernah mereka rilis, dua album suite ini berjudul Elements . Dengan album ini, mereka mencapai puncaknya untuk usaha musik yang progresif dan simfoni power metal ala  mereka. Album pertama, Elements, Pt. 1 , dirilis pada awal 2003, diikuti dengan tur dunia. Pada tahun yang sama, hal ini diikuti oleh Elements, Pt. 2 , keduanya dirilis lewat label rekaman Nuclear Blast.

Pada tahun 2003 akhirnya band ini dikabarkan  bubar Timo Kotipelto dan Jorg Michael meninggalkan band setelah sama-sama menjelaskan konflik dalam band . Sang gitaris Tolkki menyewa seorang penyanyi baru, Katriina “Miss K” Wiiala, dan drummer Anders Johansson dari Hammerfall (‘saudara Jens) sementara pada drum. Dan tahun 2004 mereka vakum tidak ada kegiatan musik yang berarti yang mereka lakukan.

Band ini masih harus menyelesaikan tur Elements mereka. Sementara tur di Spanyol, Tolkki diumumkan telah diserang oleh seorang penggemar yang marah akan keadaan band.  Sebuah majalah musik berpengaruh  menunjukkan gambar dari gitaris ditikam. Namun, beberapa waktu kemudian berita mulai menyebar bahwa tidak ada kejadian tusuk menusukr terjadi. Sekitar waktu yang sama, Tolkki dirawat di rumah sakit karena sakit mental yang berat.

Ia kemudian mengungkapkan permasalahan yang ada dengan ditemani sang Keyboardist Jens Johansson pada forum, menurut mereka berita bubarnya band  tidak pernah terjadi, dan Miss K dan Anders dipekerjakan sebagai sebuah aksi publisitas untuk menghasilkan buzz sekitar band. Penusukan itu juga dilaporkan sebuah aksi publisitas.

2005-2007

Pada bulan Januari 2005, ia mengumumkan bahwa Stratovarius telah bersatu kembali dengan mantan line-up. Pada bulan Juni 2005, Tolkki mengumumkan bahwa band bassis, Jari Kainulainen , telah meninggalkan band karena alasan pribadi. Ia digantikan oleh Lauri Porra , seorang musisi muda Finlandia.

Stratovarius kemudian merilis album self-titled Stratovarius pada bulan September 2005. Selama waktu ini, Stratovarius mulai tur dunia, dimulai di Argentina , yang termasuk leg Amerika Utara, di mana mereka berkeliling Amerika Serikat dan Kanada untuk pertama kalinya dalam sejarah band. Mereka bermain di acara-acara seperti Atlanta ProgPower , dan di tempat-tempat terkenal juga seperti BB King’s Blues Club di New York dan Philadelphia ‘s Trocadero Theatre . Tur ini juga termasuk di Eropa dan Jepang.

2008

Setelah lama diam, pada tanggal 4 Maret 2008, Timo Tolkki resmi menyatakan break-up Stratovarius di situs nya. Ketegangan internal dalam band itu dikutip sebagai penyebabnya, mengatakan bahwa Lauri Porra dan Jens Johansson adalah pendukung satu-satunya, Jorg Michael lebih difokuskan pada pekerjaan sesi, dan Kotipelto yang terbaik untuk memiliki sebuah band sendiri. Band ini berencana merilis album studio baru, yang saat itu memberi kode  R. … R. …. untuk nama albumnya tersebut. Pada tahun 2008, kode tersebut terpecahkan setelah Tolkki akan merilis album sendiri pada bulan Juni 2008, dan akan membentuk band baru sekitar album, yang disebut ” Revolution Renaissance “.

Anggota sisa Stratovarius, bagaimanapun, memberi statement online memberikan sisi mereka dari cerita. Mereka menyimpulkan dengan mengatakan bahwa band ini sangat hidup, tapi itu Tolkki tidak lagi menjadi bagian dari itu.

Tolkki  membantah dengan statement yang beredar di dunia maya, pernyataan terakhirnya, dimana ia melepaskan hak atas nama Stratovarius, serta semua keuntungan dari-mereka. Sejak bergabung Tolkki telah menulis 95% dari semua lagu Stratovarius sejak tahun 1989, kelanjutan dari band tanpa Tolkki hampir pasti mengubah arah musik band.

Pada tanggal 22 Agustus, Stratovarius mengumumkan bahwa gitaris baru akan bergabung Matias Kupiainen . Lebih dari lima belas lagu baru ditulis dan direkam sebagai demo untuk album baru.

2009-2010

Pada bulan Februari 2009, Stratovarius mengumumkan peluncuran Polaris , yang sebenarnya dirilis pada 21 Mei 2009. Teman atas tur album dimulai pada Mei 2009. Pada April 29, 2009 Stratovarius merilis 1st single untuk Polaris berjudul “Deep Unknown” . Single ini termasuk lagu-lagu Deep Unknown dan Higher We Go serta musik video resmi Unknown Deep.

Pada tanggal 30 September 2009, konser Stratovarius di Ruang Starlite di Edmonton, Alberta, Kanada berakhir denagn kebakaran ketika langit-langit yang dipasang peralatan audio terbakar. Konser berhenti dan alarm kebakaran berbunyi, bangunan itu segera dievakuasi, tidak ada korban terjadi dari insiden ini dan api segera dipadamkan.

Stratovarius menyelesaikan tur dunia Polaris dengan festival musim panas di tahun 2010 dan mulai bekerja di album berikutnya, Elysium , akan dirilis pada bulan Januari 2011. Sebuah single berjudul “Darkest Hour “, yang berisi dua lagu baru dari album, dirilis November 26, 2010, dalam persiapan.

Drummer Jörg Michael didiagnosa menderita kanker. Tumor telah diambil keluar, tapi dia tidak akan bisa untuk berpartisipasi pada leg pertama tur mendatang mereka dengan Helloween.Alex Landenburg akan mengisi untuk sampai ia sembuh.

Dan akhirnya Joeg Michael menyatakan mundur dari Stratovarius karena kesehatanya tidah memungkinkan untuk terus aktivitas di musik dengan tur panjangnya itu. Album perpisahan di kemas dalam video konser mereka…..

Berita terakhir Stratovarius di tahun 2014 tepatnya tanggal  12-13 Juli 2014, mereka akan tampil di ajang musik acara bertajuk Bang Your Head!!! 2014 bersama band Accept, Alpha Tiger, Angel Witch, Artillery, At The Gates, Crazy Lixx, Crematory, Die Apokalyptischen Reiter, Dream Evil, Entombed, Exumer, Fleshcrawl, H.E.A.T., Hell, Iced Earth, Lake Of Tears, Lordi, Masterplan, Morgana Lefay, Onslaught, Pretty Maids, Rage, Raven, Rebellious Spirit, Sanctuary, Saxon, Thunder

Dan mereka juga akan tampil di ProgPower USA XV di bulan September tanggal 12 – 13, 2014 di Atlanta, Georgia, USA bersama band-band bergenre thrash, power dan prog seperti  Disperse, Divided Multitude, Jon Oliva’s Pain, Leprous, Masterplan, Orden Ogan, Overkill, Pain Of Salvation, Seventh Wonder, Voodoo Circle, Withem.

STRATOVARIOUS STRATOVARIOUS2

POWER METAL

Grup band yang awal berdirinya bernama Power, sejak September 1987 berubah nama jadi Power Metal, dengan formasi Pungky Deaz (vokal), Ipunk (gitar), Hendrix Sanada (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram). Sesuai namanya Power Metal, perubahan nama ini sekaligus untuk memproklamirkan diri jadi band rock beraliran heavy metal. Sebelum menjelajahi dunia rekaman, dalam aksi panggungnya grup ini sering membawakan lagu-lagunya Metallica, Anthrax, Helloween, Loudness atau Yngwie J. Malmsteen.

Belum genap setahun dibentuk, grup band ini sudah menunjukan prestasi cukup membanggakan, antara lain dengan keherhasilannya menyabet juara pertama Festival Rock Remaja se-Jawa Timur di Lumajang (1987). Disusul tahun berikutnya meningkat jadi juara pertama Festival Rock se-Jawa di Kediri (1988).

Prestasi ini dianggap belum cukup, masih ada satu event festival yang jadi targetnya, yaitu Festival Rock se-Indonesia – nya Log Zhelebour. “Itu salah satu jadi obsesi kita,” kenang Raymond, soal keberhasilan Power Metal menjuarai Festival Rock se-Indonesia V (1989) Selain jadi juaranya, Hendrix Sanada juga terpilih sebagai the best bassist. “Sekali ikut langsung jadi juara,” kata Raymond dengan bangga. “Waktu itu kita sama sekali tidak menyangka bisa jadi juaranya,” tambah Ipunk. Grup band yang dianggap rival terberatnya saat itu adalah Andromedha (Surabaya), Kaisar (Solo) dan Roxx (Jakarta). Kemenangannya ini sekaligus menjadi awal perjalanan karier Power Metal menembus dunia rekaman.

Sebagai promotor merangkap produser, Log Zhelebour memang belum menjanjikan grup band juara pertama Festival Rock se-Indonesia langsung teken kontrak rekaman album. Baru sebatas direkam di album kompilasi 10 Finalis Festival Rock se-Indonesia V. Sementara juara pertamanya dijanjikan ikut tur 10 kota. Kebetulan waktu itu Log mempersiapkan pagelaran Tur Rakasasa God Bless (1990). Selain Power Metal, tur God Bless ini juga didampingi Elpamas dan Mel Shandy.

Di tengah persiapan tur, Power Metal diguncang hengkangnya Pungky, lalu diikuti Hendrix Sanada. Jelas ini membuat sisa personelnya kalang-kabut mencari vokalis dan pemain bas, pengganti Pungky dan Hendrix. “Kita langsung melirik Arul, vokalis Big Boys dari Banjarmasin,” kata Raymond. Akhirnya Arul yang pernah dinobatkan sebagai the best vocalist di Festival Rock se-Indonesia V imenggantikan posisi Pungky.Tinggal pemain basnya, belum dapat. Sementara belum dapat pemain tetap, akhirnya pakai additional musician, diantaranya ada nama Roy Oracle dan Didiet Shaksana. Usai mengikuti tur, akhirnya tawaran rekaman datang dari Log Zhelebour.

Selama persiapan bikin album Arul dkk dikarantina di sebuah vila di daerah Malang – Jawa Timur. “Hampir sebulan kita dikarantina untuk bikin lagu,” kenang vokalis Power Metal. Begitu materi lagu sudah siap, mereka kembali kelimpungan siapa jadi pemain basnya. Sementara mereka harus secepatnya masuk studio. Akhirnya digaet Prass Haddy, pemain bas di band Pelni. Karena terikat dengan pekerjaan, posisinya membantu sebatas rekaman sampai album keluar. Dengan persiapan cukup matang, proses rekaman mereka berjalan mulus.

Dengan formasi Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Prass Haddy (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram), Power Metal berhasil merampungkan album perdananya diberi judul Power One (1991), yang dirilis dibawah bendera Logiss Records. Lewat debut albumnya ini, Power Metal langsung melesat ke putaran orbit grup rock papan atas yang mulai diperhitungkan. Setidaknya popularitas Power Metal sudah sejajar dengan band seniornya alumni Festival Rock se-Indonesia, seperti Elpamas dan Grass Rock. Dan album Power One ini mendapat sambutan menggembirakan dari rockers mania. Album ini sendiri melahirkan sejumlah hits, diantaranya Angkara, Satu Jiwa, Pengakuan dan Bayangan Dirimu. Di samping dua lagu lainnya, yakni Malapetaka dan Cita Yang Tersita.

Kesuksesan album ini juga diikuti dengan terpilihnya Power Metal meraih penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik di ajang BASF Awards 1991. Angka penjualan kaset album Power One sendiri waktu itu laku di atas 300 ribu copies. Sebuah angka penjualan yang cukup fantastik untuk sebuah grup rock beraliran heavy metal. Sementara grup rock yang bisa menembus angka itu baru God Bless, lewat album Semut Hitam (1989). Power Metal kembali menanda-tangani kontrak album kedua.

Di tengah persiapan album kedua, Ipunk mengundurkan diri, dan posisinya digantikan Lucky Setyo W, gitaris Andromedha Rock Band yang juga The best guitaris di Festival Rock se-Indonesia V. Akhirnya mereka berhasil merampungkan album kedua berjudul Power Demons (1993), yang kemudian disusul album lainnya, Serigala (1995), dan Pesta Dansa (1996).Lagi-lagi di tengah persiapan penggarapan album berikutnya, terjadi masalah dalam intern tubuh Power Metal, yang berakhir dengan mundurnya Raymond dan Mugix. Sementara itu Power Metal harus dikejar target menyiapkan album baru lagi. Untuk mengisi kekosongan itu, akhirnya ditariklah Ekko Dinaya (dram) dan James Ireng (kibor). Dengan sekuat tenaga dan segala kemampuan Lucky cs mencoba mempertahankan kharisma Power Metal dengan merilis album Peace,Love & War (1999). Meski dari segi musikalitas materi album ini cukup bagus. Tapi sayangnya album ini lagi-lagi kurang mujur di pasaran.

Tak lama setelah album rilis album ini, Power Metal pelan-pelan menghilang dari hingar-bingarnya panggung musik rock. Tak heran bila di tengah kevakuman itu muncul berita spekulatif bahwa grup ini bubar. Sampai akhirnya muncul inisiatif dari owner Power Metal yaitu dengan memanggil kembali Raymond untuk diajak membenahi lagi Power Metal. Antara lain dengan mengajak Ipunk kembali gabung di Power Metal, menggantikan posisi Lucky Setyo W yang mengundurkan diri. Kesempatan ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi guna menemukan formula musik Power Metal yang disiapkan di album barunya nanti. “Yang pasti, aku dengan personel yang lain punya keinginan sama untuk mengangkat kembali kharisma Power Metal. Itu yang jadi obsesi kita semua,” lanjut Raymond.

Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya Power Metal merampungkan album ke-7, Topeng-Topeng Murka, yang proses rekamannya sampai mixing-nya dilakukan di Studio Natural– Surabaya. Sedang proses mastering-nya dikerjakan di Studio 301, Sydney – Australia. Proses penggarapan album ini memang butuh waktu cukup lama, hampir 2 tahun.

Meski sering mengalami pergantian personel, ternyata tidak mengurangi kesolidan Power Metal yang kini diperkuat Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Endro (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Eko Dinoyo (dram) untuk tetap eksis. “Ini adalah formasi tersolid,” kata Ipunk dan Raymond hampir bersamaan, mengomentari formasi baru Power Metal yang dikatakan sudah siap tempur ini. Selain gabungnya lagi orang-orang lama, seperti Raymond dan Ipunk, formasi baru Power Metal juga diperkuat wajah baru, Endro, mantan pencabik bas Red Spider. Disamping Ekko Dinaya, mantan dramer Eclips yang sudah gabung duluan di album Peace, Love & War.

power metal pwr metal2

Ragtime

Ragtime adalah genre musik asli Amerika yang mengalami puncak kepopuleran antara tahun 1897-1918. Genre ini bahkan bisa dikatakan adalah musik asli Amerika sebelum munculnya musik jazz. Ragtime pada awalnya dimainkan di berbagai bar dan klub malam kelas rendah di St Louis dan New Orleans. Ragtime muncul setelah perbudakan dihapuskan di Amerika Serikat. Masyarakat kulit hitam yang sudah bebas, sulit memperoleh pekerjaan sehingga mereka memaksimalkan kemampuan bermusik mereka untuk menopang hidup.

Ragtime merupakan modifikasi musik mars dengan irama musik Afrika yang dipopulerkan oleh John Philip Sousa, seorang komposer musik-musik militer Amerika. Salah satu musisi ragtime terkenal adalah Scott Joplin (1867-1917) yang menelurkan karya klasik Maple Leaf Rag pada tahun 1899. Karya ini kemudian banyak mempengaruhi berbagai komposisi ragtime pada saat itu.

Kepopuleran ragtime mulai pudar pada tahun 1917, namun sejak itu telah dilakukan banyak upaya membangkitkan kembali genre ini. Pada dekade 1940-an, para musisi jazz mulai memasukkan unsur-unsur ragtime ke dalam berbagai karya mereka. Pada era 1950-an, berbagai kompisisi ragtime masa lalu kembali direkam dan kompisisi-kompisisi ragtime baru diciptakan. Pada tahun 1971, Joshua Rifkin masuk nominasi Grammy Award setelah merekam kembali karya-karya Scott Joplin. Bahkan salah satu komposisi Joplin tahun 1902, The Entertainer yang menghiasi film The Sting, mampu menembus tangga lagu top 40 pada tahun 1974.

Sebagian kritikus musik menilai ragtime sangat mempengaruhi warna musik Amerika di abad ke-20. Ragtime, terutama karya-karya Scott Joplin, disetarakan dengan karya-karya musik klasik Mozart, Chopin atau Brahms. Bahkan, unsur-unsur ragtime juga sangat mempengaruhi sejumlah komposer musik klasik misalnya Claude Debussy dan Igor Stavinsky.

INXS Band

INXS (diucapkan “in excess”, In-X-S) adalah sebuah band rock Australia yang dibentuk dengan nama The Farriss Brothers tahun 1977 di Sydney, New South Wales. Personil yang masih menetap di band ini adalah Garry Gary Beers (gitar bas), Andrew Farriss (kibor), Jon Farriss (drum) Tim Farriss (gitar utama) dan Kirk Pengilly (gitar/saksofon).Selama 20 tahun, mereka dilengkapi Michael Hutchence sebagai vokal utama, yang penampilannya di panggung berhasil menjadikannya pusat perhatian di band ini.Awalnya dikenal karena gaya New Wave/ska/pop, kemudian mereka mengambil gaya pub rock yang lebih keras, termasuk elemen funk dan tari.

Pada awal 1980-an, INXS mendapatkan keberhasilan yang lumayan dengan Shabooh Shoobah dan single hits, “The One Thing”. Meskipun “The Swing” membawa sukses yang lebih besar dari seluruh dunia, namun single “Original Sin” justru lebih sukses secara komersial, menjadi single nomor satu mereka. Mereka kemudian akan mencapai sukses internasional melalui serangkaian rekaman hit tahun 1980-an dan 1990-an, termasuk album Listen Like Thieves, Kick, dan X; dan single “What You Need”, “Need You Tonight”, “Devil Inside”, “New Sensation”, dan “Suicide Blonde”.

Pada 1990-an, INXS membawa nuansa romantis dengan penyanyi pop Kylie Minougue dan mendapatkan pengakuan yang lebih besar di Inggris. Namun, dengan adanya Welcome to Whereever You Are pada tahun 1992, mereka menjadi kurang di Amerika Serikat. Michael Hutchence ditemukan tewas di suite hotel di Sydney pada bulan November 1997 dan ini membuat INXS tidak melakukan pertunjukan publik selama satu tahun. Mereka tampil dengan beberapa penyanyi tamu termasuk Jimmy Barnes, Terence Trent D’Arby, dan Jon Stevens.; Stevens resmi bergabung dengan band untuk tur dan rekaman sesi pada tahun 2002. Pada tahun 2005, anggota INXS berpartisipasi dalam Rock Star: INXS, serial televisi realitas, disiarkan ke seluruh dunia, yang berpuncak pada pemilihan vokalis baru mereka, Canadian J.D Fortune, dan pelepasan “Preety Vegas” dan “Afterglow” sebagai single, dan album berjudul Switch.

Pada akhir 2010, mereka merekam dan merilis Original Sin, album tribute, menampilkan seniman tamu seperti Kavyen Temperley (dari Eskimo Joe) dan Ben Harper. Pada bulan September 2011 band ini mengumumkan bahwa penulis lagu dna penyanyi Ciaran Gribin dari Irlandia Utara, menggantikan Fortune sebagai vokalis mereka menjelang tur yang direncanakan Amerika Selatan, Australia & Eropa di akhir tahun.

INXS memenangkan enam Australia Asosiasi Industri Rekaman (ARIA) penghargaan termasuk tiga penghargaan ‘Best Group’ pada tahun 1987, 1989 dan 1992, dan dimasukkan ke dalam Hall of Fame ARIA pada tahun 2001. Pada Mei 2013 INXS telah menjual hampir 40 juta album di seluruh dunia.

Pada 11 November 2012, selama kinerja mereka sebagai band pendukung untuk Matchbox Twenty di Perth Arena, Australia, INXS mengumumkan bahwa ini akan menjadi proyek yang terakhir mereka, meskipun mereka tidak secara resmi mengumumkan Band ini pensiun secara permanen.

Pada tahun 2014, INXS merilis sejarah dari band ini band pada wawancara televisi khusus Australia dengan judul THE STORY BEHIND INXS. Drummer Jon Farriss membuat pernyataan “never say never”, mengenai kemungkinan bahwa band ini bisa merekam dan melakukan lebih banyak musik di masa depan, selama wawancara terjadi.

gaya2 80 an yg kemudian di adaptasi oleh grup rock lain yg lebih easy listening…. taun 80an…

BLACK SABBATH

Black Sabbath adalah kelompok musik dari Inggris yang dianggap sebagai salah satu pendiri aliran musik heavy metal. Didirikan oleh Ozzy Osbourne (vokal), Tony Iommi (gitar), Geezer Butler (bass) dan Bill Ward (drum), mereka telah mengalami sekian banyaknya pergantian personel sehingga pada satu saat hanya Iommi yang tersisa dari formasi awal. Black Sabbath juga telah beberapa kali mengadakan reuni dengan mantan-mantan anggotanya, baik di atas panggung maupun di studio rekaman. Saat ini status mereka adalah vakum, dengan masing-masing anggota berkonsentrasi pada solo kariernya. dan mereka reuni kembali dan merilis album ditahun 2013 dan akan melaksanakan World Tour DI 2104

  • Tony Iommi – gitar, suling, keyboards (1968 – sekarang)
  • Ozzy Osbourne – vokal, harmonika (1968-1979, 1997 – sekarang)
  • Geezer Butler – bass (1968-1984, 1991-1994, 1997 – sekarang)
  • Bill Ward – drums (1968-1980, 1983, 1984, 1994, 1997-1998, 1999 – sekarang)

Black Sabbath adalah band heavy metal Inggris, yang semula terdiri dari John Michael “Ozzy” Osbourne (vokal), Tony Iommi (gitar), Terence “Geezer” Butler (bass), dan Bill Ward (drum). Mereka dikutip oleh banyak orang sebagai pertama band heavy metal.

Black Sabbath dibentuk di Birmingham, Inggris pada tahun 1966 di bawah nama Polka Tulk Blues Band (segera disingkat menjadi “Polka Tulk”), dan kemudian Bumi. Awalnya sebuah band rock blues-, Bumi bergerak dalam arah yang lebih gelap ketika Geezer Butler, penggemar novel-novel sihir hitam dari Dennis Wheatley, menulis sebuah lagu bertema okultisme berjudul “Black Sabbath” (nama lagu ini tampaknya diilhami oleh Boris tahun 1963 Karloff film). Ketika band ini menemukan diri mereka menjadi bingung dengan band lokal lain yang disebut Bumi, mereka mengadopsi judul lagu sebagai nama baru mereka.

Awalnya, mereka mulai sebagai dipengaruhi blues-grup musik hard rock, tetapi ketika mereka berkembang mereka menambahkan lebih banyak rakyat Eropa gothic berkembang unsur-unsur dan suara mereka, suara yang tidak seperti kelompok lain selama waktu mereka. Lirik mereka berurusan dengan isu-isu yang lebih gelap daripada batu paling konvensional juga.

Yang baru bernama Black Sabbath mengadopsi tema lirik lebih gelap, dan yang lebih lambat, mengancam gaya – elemen penting dalam genre yang kemudian dikenal sebagai logam berat, sering peringkat di atas Led Zeppelin, Deep Purple dan Judas Priest dalam dan pengaruh penting dalam genre.

Meskipun Blue Cheer, Led Zeppelin, Cream, dan Deep Purple mungkin mempunyai pengaruh yang mendalam tentang munculnya hard rock dan musik heavy metal, Black Sabbath dianggap menjadi yang pertama benar band heavy metal.

Grup menemukan suara tanda tangan hampir kebetulan. Setelah melihat film horor, Geezer Butler (dan bukan Ozzy, sebagaimana banyak orang percaya) dilaporkan berkata kepada yang lain dari band, “Kalau orang membayar untuk melihat film-film menakutkan, mengapa tidak mereka membayar untuk mendengarkan musik menakutkan?” Band mulai menulis sengaja gelap, menakutkan riff dalam upaya untuk menjadi jawaban musik film horor.

Namun, sebagian besar kelompok menampilkan material akustik gitar, piano, orkestra simfoni, keyboard, dan bahkan tanduk. Setelah band tiga album pertama, kelompok menjadi semakin eksperimental dan progresif, meninggalkan banyak dari mereka yang gelap di belakang akar logam.

1970’S

Dengan irama yang sangat seksi dan berbakat luar biasa di panggung kejenakaan dari Ozzy Osbourne, band menikmati keberhasilan dengan mudah diingat dan brutal riff lagu yang diawali dengan album pertama mereka, yang kabarnya Black Sabbath (1970). Mereka follow up album, Paranoid (juga 1970), adalah sukses luar biasa, membawa mereka perhatian yang lebih besar di Amerika dan Inggris.

Isi lagu-lagu (baik yang original dan versi cover) dari kedua album menunjukkan lidah di pipi tertarik pada okultisme dan sihir hitam. Ini adalah langkah penting dalam membangun “kegelapan” dan “keberatan” dari logam berat kemudian lirik, dan Black Sabbath adalah kelompok pertama yang memiliki fitur seperti konten liris, hampir dengan mengesampingkan topik lainnya. Led Zeppelin, The Doors dan lain-lain mungkin telah mengisyaratkan sihir atau klenik, tetapi hanya sedikit yang sezaman bisa menyamai Black Sabbath untuk kelangsungan, seperti “Namaku Lucifer / Tolong pegang tanganku” (dari Black Sabbath’s “NIB”). Butler menulis sebagian besar lirik.

Inovasi lain adalah produk dari sebuah kecelakaan: Iommi’s mengeluh jari terluka dalam kecelakaan industri selama awal masa jabatannya dengan Bumi. Dia bekerja di sebuah pabrik logam pada waktu dan puncak kedua jari tengah tangan kanannya dipotong. Pada awalnya, ia ditempa dirinya prosthetics dari deterjen yang meleleh botol plastik. Jari-jari yang terluka dimengerti tender, sehingga Iommi downtuned gitar Gibson-nya dari standar E ke C #. Kelambanan resultan tali memungkinkan dia untuk bermain dengan sedikit bersusah payah ujung jari. Butler juga downtuned gitar bass-nya untuk lebih mudah mengikuti Iommi’s bermain. Pitch yang lebih rendah sering tampak “lebih berat” atau lebih substantif, dan Black Sabbath itu mungkin yang pertama kelompok populer downtune. Praktek umum downtuning sekarang bahkan mungkin standar? di antara kelompok-kelompok logam.

Black Sabbath merilis sukses besar pada tahun 1971, Master of Reality. Ini adalah Sabat pertama album fitur sejumlah besar bahan akustik ( “Solitude” berisi solo suling oleh Iommi). Ini adalah penting dan sering diabaikan beralih dalam gaya oleh Sabat, seperti yang umumnya dikenal hanya untuk mereka yang sederhana, riff gelap dari rilis sebelumnya. Pada saat band ini merilis Black Sabbath, Vol. 4 di (1972), mereka adalah penuh grup rock progresif. Yang menampilkan hit “Perubahan” (yang hanya berisi vokal, bass, piano, dan string) dan batu sonik lagu kebangsaan seperti “Supernaut” dan “Snowblind,” Black Sabbath, Vol. 4 adalah kelompok yang paling matang catatan-to-date.

Pada titik ini, band ini adalah salah satu band paling populer di dunia, dan merupakan daya tarik konser besar. Dibilang band kreatif puncak, Sabbath Bloody Sabbath (1973) melihat band bekerja dengan Ya kibor Rick Wakeman (yang tetap merupakan teman dekat dari band hari ini). Album ini berisi beberapa yang terbaik Black Sabbath dikenal materi, termasuk ruang batu pelayaran, “Spiral Architect,” dan prog-rock menghantui olahraga, “A National Acrobat.”

Band ini sangat kecanduan obat-obatan dan selama lebih dari dua tahun Ozzy dan Ward mengambil LSD setiap hari. Menjelang akhir masa jabatan Ozzy pada tahun 1978, Ozzy begitu terlibat dalam obat-obatan yang ia klaim dia “sangat bahagia dan mabuk-mabukan dan teler setiap hari”. Banyak alamat lagu band narkoba, baik secara eksplisit maupun implisit.

Band ini menderita masalah manajemen utama (kelompok ini dikelola oleh Ozzy calon ayah mertuanya, Don Arden). Masalah pengelolaan dan kemudian perubahan label dari Vertigo ke WWA-Ku mengganggu jadwal rilis dari band album baru. Meskipun masalah, Sabotase dirilis pada tahun 1975 dengan kesuksesan. Namun, masalah narkoba, melanjutkan eksperimen dalam gaya musik mereka (Gregorian nyanyian dan nyanyian untuk paduan suara biarawan disorot “Supertzar”), hard rock’s perubahan lingkungan dan beberapa masalah internal yang mempengaruhi stabilitas dan output dari band.

Technical Ecstasy (1976) ternyata menjadi kegagalan komersial. Album ini sarat dengan orkes simfoni, synthesizer, dan bahkan drummer Bill Ward Beatles menyanyikan sebuah lagu pop-esque. Beberapa orang menganggap itu salah satu kelompok catatan paling ambisius, namun fans dari rumus Sabat klasik kecewa. Setelah tur tahun 1977, Ozzy Osbourne berhenti berputar ke arah band latihan. Anggota band yang tersisa bahkan rekaman musik dengan penyanyi Dave Walker, mantan Fleetwood Mac, tapi Ozzy melanjutkan dengan hari Sabat, melepaskan yang sangat kontroversial Never Say Die! (1978). Sejauh ini band yang paling eksperimental rilis, Never Say Die! secara luas dianggap sebagai album yang sangat baik (beberapa menyebutnya penggemar hardcore terbaik mereka), tetapi miskin album Black Sabbath ( “Breakout” menampilkan 15-sepotong bagian tanduk). Seperti album sebelumnya, penjualan miskin.

Karena konflik internal dan menunjukkan kurangnya komitmen, Osbourne diminta untuk keluar dari band pada tahun 1979, yang mengarah ke karier solo yang sukses – ia kemudian menjadi salah satu artis solo paling sukses dalam sejarah heavy metal. Seluruh definitif Kisah ini diceritakan dalam buku “Bagaimana kami Black Sabbath”. Ia digantikan oleh mantan penyanyi Rainbow Ronnie James Dio.

1980’S

Black Sabbath’s album berikutnya (dan pertama dengan penyanyi Ronnie James Dio), Surga dan Neraka, terbukti sukses, dan melihat band tertinggi charting sejak tahun 1975’s Sabotase. Hal ini pada tur yang dipopulerkan Dio yang “tanduk setan” gerakan tangan, yang sejak itu menjadi simbol dari musik heavy metal pada umumnya. Album ini juga menandai masuknya gitaris Quartz-berpaling-keyboardist Geoff Nicholls (Nicholls belum dikreditkan secara konsisten sebagai anggota resmi, dan sering dipaksa untuk bermain musik secara live dari belakang panggung untuk tujuan estetika seharusnya, tapi dia telah ikut menulis banyak lagu dan telah tinggal dengan Black Sabbath melalui semua inkarnasi berikutnya). Juga selama tur, drummer Bill Ward keluar dari band karena alasan pribadi (kedua orangtuanya meninggal dalam periode yang agak pendek, dan Ward berjuang dengan alkoholisme). Drummer Vinny Appice bergabung untuk menyelesaikan tur dan kemudian merekam album berikutnya Mob Rules, judul lagu yang muncul dalam film Heavy Metal.

Rilis tidak sah pada tahun 1980 dari hidup bajakan Live at Last (direkam dalam era Ozzy selama tahun 1973 Sabbath Bloody Sabbath tur) diminta untuk benar band merekam album live pada Aturan Mob tur, berjudul Live Evil. Namun, selama pencampuran Live Evil, band internal masalah dan tuduhan keji dikembangkan, yang menyebabkan Dio dan Appice berhenti untuk membentuk band Dio. Bill Ward kembali ke singgasana drum dan Ian Gillan dari Deep Purple ketenaran menjadi penyanyi baru. Line-up ini merekam album Lahir Lagi, tetapi sekali lagi Bill Ward drop out dari tur, digantikan oleh Bev Bevan dari Electric Light Orchestra. Meskipun album ternyata berakhir dengan salah satu dari mereka yang paling sukses-to-date (memukul # 4 di tangga lagu Inggris), hal-hal yang tidak bertahan lama, seperti Ian Gillan kiri untuk bergabung kembali dengan Deep Purple. Drummer Bill Ward sekali lagi kembali ke flip, dan mempekerjakan penyanyi baru David Donato secara resmi diumumkan pada tahun 1984. Namun, setelah enam bulan senilai latihan, Donato sudah diberhentikan oleh manajemen ketika Iommi dan Butler bertengkar atas masalah keuangan.

Pada titik inilah band line-up sering berubah, diperparah dengan meningkatnya Ozzy Osbourne sukses dalam karir solo dan samping mengambil dari kritikus musik, benar-benar berakhir dengan menempatkan band di bawah bayang-bayang Ozzy. Geezer Butler anggota pendiri berhenti keluar dari frustrasi dan membentuk Band Geezer Butler saat ini, yang akhirnya tidak melepaskan setiap album. Aslinya line-up Black Sabbath bersatu kembali untuk satu tiga-lagu pertunjukan di Live Aid pada tahun 1985. Setelah ini, Tony Iommi memutuskan untuk merekam album solo dan mendapat bantuan dari Sabat lama keyboardist Geoff Nicholls (yang akhirnya membuat anggota resmi) dan vokalis Glenn Hughes, mantan Deep Purple dan Trapeze. Tony Iommi juga bertunangan dengan wanita terkenal bintang logam berat Lita Ford, dan meminta bantuan bassis band-nya (Dave “The Beast” Spitz) dan drummer Eric Singer, (kemudian dari KISS dan Alice Cooper) untuk melengkapi garis-up . Namun, disebabkan tekanan perusahaan rekaman album Bintang Ketujuh yang akan dirilis sebagai featuring Black Sabbath Tony Iommi.

Awal tur untuk Ketujuh Star pada tahun 1986, Glenn Hughes masuk ke perkelahian, dan menderita pembekuan darah yang parah di tenggorokan yang membuat dia kehilangan suaranya. Yang tidak diketahui penyanyi muda Amerika bernama Ray Gillen (tidak ada hubungannya dengan Ian Gillan) disadap untuk pekerjaan dan menyelesaikan tur. Meskipun semangat dalam band ini sangat tinggi ketika mereka mulai merekam The Eternal Idol (mantan drumer Bev Bevan telah kembali sebagai sebuah perkusi, dan yang kedua bassis, Bob Daisley, juga bergabung), Black Sabbath yang baru memukul serangkaian bencana yang menghancurkan melibatkan salah urus dan utang keuangan, terutama dari penggunaan direncanakan buruk dunia yang paling mahal studio rekaman. Akibatnya, Ray Gillen meninggalkan band selama sesi rekaman. Dia kemudian tersambung dengan mantan gitaris Ozzy Osbourne Jake E. Lee untuk membentuk band yang agak sukses Badlands (yang nantinya meliputi Eric Singer).

Penyanyi Tony Martin itu dibawa untuk merekam ulang semua vokal asli Gillen di Idol Abadi kaset, dan album ini akhirnya dirilis. Tony Martin terbukti menjadi vokalis sempurna untuk vitalitas baru Black Sabbath. Meskipun dia agak mirip Dio, Martin jelas punya gayanya sendiri dan juga menyumbang beberapa kelompok lirik terkuat.

Setelah perekaman The Eternal Idol, kebanyakan dari band berhenti Sabat, meninggalkan Iommi, Martin, dan Nicholls untuk merekrut bassis Jo Burt dan mantan drummer Terry Clash bunyi genta lonceng untuk yang berumur pendek tur Idol 1987 Abadi.

Pada awal 1988, Kerrang! berlari majalah cerita yang Vegas-lounge penyanyi Tom Jones telah bergabung dengan Tony Iommi dan Bill Ward di Black Sabbath. Ini kemudian dikenal sebagai lelucon, mungkin karena kenyataan bahwa itu adalah edisi April majalah dan selama Formasi pergeseran dari 1980-an, Kerrang! staf tampak menikmati kesenangan menyembul di Black Sabbath seperti itu ada.

1990’S – 2000’S

Namun, tingkat signifikan stabilitas band akhirnya datang kembali ke Black Sabbath pada tahun 1988 dengan tinggal dari Tony Martin \x26 Geoff Nicholls, dan penambahan setia drummer Cozy Powell, yang menggantikan Terry bunyi genta lonceng. Powell, seorang drumer legendaris, telah sukses dengan bandnya sendiri, serta dengan Rainbow, Whitesnake, dan ELP. Dengan menggantikan bassis Laurence Cottle Jo Burt, Sabat diakui kritis merilis album Headless Cross pada tahun 1989. An MTV video untuk judul lagu yang diterima cukup sering diputar, dan diluncurkan ke sebagian besar review positif. Setelah sesi Headless Cross, Laurence Cottle digantikan oleh bassist veteran Neil Murray (mantan bandmate dari Cozy Powell’s di Whitesnake). Tyr Sabat dirilis pada tahun 1990, dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu album Sabat terbaik dirilis pada periode pasca-Ozzy. Grup melakukan tur secara luas di seluruh tahun 1990 dan 1991, sebagai penjualan untuk album Tyr sangat dipuji terus meningkat. Lalu reuni terjadi.

Tony Iommi rumah dibersihkan pada tahun 1992 untuk menyatukan kembali tahun 1980-an klasik lineup Black Sabbath. Anggota pendiri Geezer Butler, bersama Ronnie James Dio, dan Vinny Appice, bergabung dengan Tony Iommi sekali lagi (sama ini line-up dari 1981’s Mob Aturan dan 1982’s Live Evil) dan bersama-sama mereka merekam Dehumanizer (1992). Bermain ke khalayak yang lebih besar maka mereka telah hampir satu dekade, diperbarui menikmati Sabat rejuvinated sukses dengan album Dehumanizer kuat dan wisata. Saat itu sekitar waktu yang Ozzy Osbourne mengumumkan pengunduran diri dari tur dan mengusulkan bahwa Black Sabbath membuka dua pertunjukan terakhir di Costa Mesa. Ketika Dio menolak untuk berpartisipasi, Iommi, Butler dan Appice sepakat untuk tampil tanpa dia.

Dio berhenti untuk kembali ke band solo yang sukses, dan Rob Halford dari Fight, mantan penyanyi Judas Priest, dibawa masuk sebagai pengganti menit-menit terakhir (khusus untuk acara ini saja). Asli lineup Black Sabbath, termasuk Bill Ward, bersatu kembali untuk menutup malam kedua pertunjukan, pada tanggal 15 November 1992, melakukan empat lagu. Pada akhirnya, Ozzy tidak memutuskan untuk pensiun (setelah ia “No More Wisata” tur dengan tepat berjudul “Pensiun Sucks” tur), dan kontrak semua sudah siap untuk album baru dan tur dari Black Sabbath aslinya line-up, tetapi kemudian Osbourne memutuskan pada menit terakhir bahwa dia tidak ingin melakukannya.

Setelah Dio / Halford bencana, Vinnie Appice digantikan oleh mantan drummer Bobby Rondinelli Rainbow. Tony Martin vokalis dan kibor Geoff Nicholls kembali ke band dan Black Sabbath Cross mencatat hebat Tujuan, dan Cross Tujuan Live, CD dan video kombinasi, yang dirilis pada akhir tahun 1994, setelah itu Bobby Rondinelli meninggalkan grup tur pertengahan. Penggantinya untuk sisa tour itu, mengejutkan, asli Black Sabbath drummer Bill Ward. Setelah tur, baik Ward dan Butler berpisah dengan Iommi, Martin, dan Nicholls.

Reunion lain berada di keran di tahun 1995. Kali ini kelompok era Tyr akan kembali bergabung dengan kekuatan, sebagai drummer Cozy Powell dan bassis Neil Murray bergabung Iommi, Martin, dan Nicholls untuk Terlarang. Album ini diproduksi oleh Ernie C dari grup rap metal perintis Body Count. Untuk tanggal ini, Terlarang tetap Black Sabbath’s most recent full-length album studio yang direkam oleh line-up. Setelah rekaman album, Cozy Powell kiri lagi dan digantikan untuk tur oleh Bobby Rondinelli kembali.

Pada tahun 1996, Puri Records remaster dan dirilis kembali Black Sabbath CD katalog pada melalui Eternal Idol (1987), dan 1988-1995 kompilasi berjudul The Sabbath Stones diluncurkan ke Tony Iommi menyelesaikan kontrak dengan label rekaman.

Pada tahun 1997, Ozzy Osbourne sukses meluncurkan Ozzfest liar festival logam tur, yang berjudul di dasar malam. Untuk bagian terakhir dari set setiap malam, ia ditemani oleh Geezer Butler dan Tony Iommi untuk kumuh pada beberapa hari Sabat klasik (Faith No More drummer Mike Bordin ini pada drum). Namun, pada Desember 1997, drummer Bill Ward asli bergabung dengan Osbourne, Iommi, dan Butler untuk mereformasi Black Sabbath asli untuk pertama kalinya sejak tahun 1979.

Dengan full original line-up sekarang bersama-sama, mereka merekam album live reunion ganda pada tahun 1998, yang mencakup dua studio baru lagu. Karena alasan kesehatan, Bill Ward diganti pada tur tahun 1998 oleh mantan drummer Vinnie Appice Sabat, tapi Ward kembali ke band tahun berikutnya. Black Sabbath yang asli tetap bersama-sama untuk hari ini.

Black Sabbath sejak dirilis setidaknya satu otoritas ganda CD kompilasi, satu ganda live CD kompilasi, dan delapan kotak CD set. Band telah menulis sesi bersama pada tahun 2001, dan memainkan satu lagu baru ( “Menakutkan Mimpi”) di tur berikutnya. Namun, album studio baru belum dibebaskan. Band ini awalnya mulai bekerja pada sebuah album baru pada tahun 2001 dengan produser legendaris Rick Rubin, tapi solo Ozzy kontrak telah tertunda, dan mungkin membunuh, kemajuan lebih lanjut pada album. Band ini memakan waktu tiga tahun sebelum kembali ke jalan pada tahun 2004 menjadi judul tur Ozzfest lain, merayakan ulang tahun ke 35. Tahun 2005, Ozzy Osbourne dilakukan dengan Black Sabbath di tur Ozzfest, yang juga menampilkan Iron Maiden.

BIOGRAFI THE TIELMAN BROTHER

THE TIMOR RHYTM BROTHERS (Indonesia 1945-1957)

Anggota Keluarga:

(Ayah) Herman Tielman.

(Ibu) Flora Lorine Hess.

Reggy – lahir 20 Mei 1933 di Surabaya, Indonesia.

Ponthon – lahir 4 Agustus 1934, meninggal di 29 April 2000 di Jember, Indonesia.

Andy – lahir 30 Mei 1936 di Makassar, Sulawesi Makassar, Indonesia.

Loulou (Herman Lawrence) – lahir tanggal 30 Oktober 1938 di Surabaya, Indonesia, meninggal pada 4 Agustus 1994 di Cairus, Australia.

Jane (Janette Loraine) – lahir 17 Agustus 1940, meninggal pada 25 Juni 1993.

Kisah Tielman Brothers Band dimulai di Surabaya, dimana 4 bersaudara Tielman kecil serta Jane sang adik mulai tampil bersama pada tahun 1945 membawakan lagu-lagu rakyat yang diiringi gerak dan tarian tradisional.

Sang ayah bernama Herman Tielman adalah seorang kapten yang bekerja di KNIL (Tentara Kerajaan Belanda unutk Indonesia), merupakan musisi sejati yang berbakat, dan sudah lama sering bermain musik dengan para sahabatnya. Ia persiapkan anak-anaknya, yaitu: Reggy, Ponthon, Andy, Loulou dan Jane, untuk total terjun ke dunia musik.

Dari mulai Ponthon yang ingin memainkan double bass betot, lalu Reggy ingin bermain banjo, kemudian Loulou kecil suka drum, dan Andy belajar bermain gitar. Pada penampilan pertama mereka dalam pesta keluarga disebuah rumah, mereka membuat terkejut para sahabat ayah mereka, dengan membawakan lagu-lagu sulit seperti Tiger Rag dan 12th Street Rag.

Aktivitas bermusik Tielman bersaudara ini terus berlanjut hingga mendapat sponsor dari beberapa pihak swasta di Surabaya. Dan hanya dalam waktu setengah tahun mereka sudah melakukan tur untuk grup mereka yang diberi nama THE TIMOR RHYTHM BROTHERS.

Timor adalah pulau dimana keluarga Tielman berasal. Setelah itu mereka kemudian menerima tawaran dari salah satu asosiasi kesejahteraan di Indonesia saat itu yang bernama NIWIM (Usaha Nasional Kesejahteraan Indonesia) dan bersama-sama dengan para musisi Belanda terkenal seperti De Wama’sThe Ramblers, danThe Skymasters, mereka tur di sepanjang kota-kota besar di Indonesia. Pertunjukan mereka terdiri dari musik dan tarian yang berasal dari seluruh kepulauan Indonesia, termasuk kostum dan atribut ritual seperti tombak, parang dan pedang.

Selama pertunjukan, sang ayah (Herman Tielman) ikut bergabung pada gitar, sementara sang ibu (Flora) menjadi menejer mereka. Mereka juga pernah tampil di Istana Presiden Soekarno di Jakarta. Ketika tumbuh dewasa, mereka mulai menciptakan album top hits dalam harmoni yang sempurna.

Pada tahun 1951 Tielman bersaudara mulai belajar mendengarkan lagu-lagu milik Arthur Smith antara lainGuitar Boogie. Andy kemudian mengatakan dalam sebuah wawancara: “ini adalah yang pertama kali saya bersama saudara-saudara saya, mengubah lagu-lagu yang selama ini kami bawakan dengan menjadikannyamusik rock ‘n roll, dengan menambahkan alat musik drum ke dalamnya”. Kemudian mereka mulai memainkan sejumlah lagu milik Les PaulElvis PresleyLittle RichardBill HaleyFats DominoChuck Berry dan Gene Vincent. Andy juga pernah bermain bersama Dolf de Vries dalam sebuah band yang bernama THE STARLIGHTS di Jakarta. Kemudian di Sumatera ia bermain tanpa saudara-saudaranya dalam band Hawaiian milik Freddy Wehner.

THE TIMOR RHYTHM BROTHERS –THE FOUR TIELMAN BROTHER-THE 4 T’s (Breda 1957-1959)

Formasi:

Andy Tielman(lead guitar, vocals). Reggy Tielman(2nd lead guitar, vocals). Ponthon Tielman(double bass, vocals). Loulou Tielman(drum, vocals).

Tielman bersaudara kadang ditawarkan tur ke seluruh Indonesia dengan syarat bahwa mereka harus mengubah kewarganegaraan Belanda mereka menjadi WNI. Namun Herman Tielman berpendapat bahwa, anak-anaknya akan memiliki masa depan yang lebih baik jika bermain musik di Belanda. Dan pada tahun 1957 akhirnya mereka sekeluarga pulang ke Belanda. Ponthon sudah dipulangkan satu tahun sebelumnya dan tinggal bersama istrinya di Bussum. Edu Schalk yang merupakan seorang penyanyi dalam sebuah grup milik Poetiray Brothers dari suatu wilaya yang bernama Oosterhout di Netherlands, adalah teman Indonesia pertama mereka di Breda.

Suatu hari Tielman bersaudara pergi ke toko musik Spronk di Breda untuk membeli sebuah gitar yang termahal di toko tersebut, namun syaratnya mereka harus bisa meyakinkan pemilik toko itu atas bakat besar mereka. Kemudian mereka pun melantunkan lagu Bye Bye Love milik The Everly Brothers dalam versi mereka, hingga akhirnya sang pemilik toko menjadi kagum dan memperbolehkan mereka untuk membeli gitar tersebut dengan cara kredit/mengangsurnya. Belakangan gitar putih merek Miller dan gitar Sunburst Wilson yang sering mereka pakai di band, akhirnya menjadi legenda besar hingga kini. Ini adalah produk dari perusahaan Egmond dari Eindhoven (type ES 57).

Kemudian mereka juga membeli combo amplifier merek Egmond untuk menggantikan radio tua yang mereka gunakan selama ini. Penampilan pertama mereka berlangsung di Hotel De Schuur di Catharinalaan di Breda.

Pada awalnya mereka masih menggunakan nama TIMOR RHYTM BROTHERS, kemudian segera mereka merubah nama tersebut menjadi FOUR TIELMAN BROTHERS atau THE 4 T’s. Mereka semakin terkenal diBreda dan mulai show di tempat-tempat lain di propinsi Brabant seperti Kamp Lunetten di Vught dan pub dansa De Cosmopoliet di ‘s Hertogenbosch.

Pada saat pergelaran Expo di Brussels – Belgia, yang diselenggarakan mulai tanggal 17 April hingga 19 Oktober tahun 1958, dimana pada masa itu musik berirama Hawaiian sungguh sangat populer di Eropa, sampai-sampai dibangun sebuah pemukiman khusus untuk musisi Hawaiian di suatu lokasi yang bernama Attraction Park selama berlangsungnya Expo tersebut. Dengan hiasan pohon kelapa sawit, langit biru, tanaman eksotis serta bunga-bunga, musisi hawaiian seperti Rudi Wairata (stell guitarist) dan Mike Anoi alias Guus ‘Broer’ Arends, mereka tampil bermain sebagai bintang utama. Beberapa grup band dari Belanda muncul juga di Expo tersebut, termasuk FOUR TIELMAN BROTHERS yang diundang oleh Mr. Morisson dari perkumpulan pemukiman Hawaiian.

Pada event tersebut Andy Tielman dan saudara-saudaranya hanya diperbolehkan untuk tampil sekali saja dipanggung, untuk mengisi jam istirahat selama 20 menit. Mereka lalu membawakan sebuah suguhan irama rock ‘n’ roll yang luar biasa yang belum pernah ada di Eropa sebelumnya. Andy bermain gitar dengan cara posisi neck gitar diarahkan ke lantai, kemudian salah satu tangannya memetik gitar, sementara salah satu kakinya juga bermain diatas fret gitar, atau gitarnya dimainkan dengan menggunakan stik drumnya Loulou. Ponthon juga tak mau ketinggalan untuk memainkan bass-nya dengan cara akrobatik. Ataukah sambil memainkan sebuah lagu, mereka pun saling tukaran gitar dengan cara melemparkannya satu dengan yang lainnya diantara mereka bersaudara.

Akhirnya waktu yang hanya diberikan untuk mereka bermain yang cukup sekali manggung saja dengan durasi hanya 20 menit, kemudian ditawarkan oleh pihak penyelenggara Expo menjadi hampir 6 bulan.

Di Expo tersebut mereka berkenalan dengan seorang warga negara Belgia yang bernama René ‘Nappie’ Vlasselaar serta saudaranya yang bernama Ferry, yang memiliki perusahaan juke box yaitu Fernap (Ferry dan Nappy), kemudian menjadi manajer grup band ini, lalu mengatur sesi rekaman dibawah naungan labelnya yang bernama Fernap.

Dalam rekaman tersebut lagu yang menjadi hits mereka antara lain: Rock Little Baby Of Mine adalah lagu berirama rock ditulis oleh Andy Tielman, serta lagu balada pada side lain yaitu You’re Still The One. Inspirasi untuk kedua lagu berasal dari sang idola Elvis Presley, tapi gaya khas Four Tielman Brothers tetap ada meskipun teknik rekaman masih primitif alias jadul.

Andy Tielman kemudian menikah di Brussels bersama kekasihnya yang bernama Jeanine M. Ketika suatu malam terjadi musibah kebakaran di lokasi Expo, semua gitar dan amplifier habis dilalap api. Untuk membeli peralatan dan perlengkapan musik tersebut sangatlah mahal, sebab gitar Gibson dan amplifier yang ikut terbakar merupakan pesanan langsung dari USA.

Kemudian pembawa acara televisi terkenal di Jerman yaitu Hans Joachim Kulenkamp dan Peter Frankenfeld bertemu Four Tielman Brothers pada Expo itu, lalu mengundang grup band ini datang ke Jerman di akhir tahun 1958, untuk tampil sebagai bintang tamu dalam acara mereka di televisi, dan melakukan pertunjukan musik dalam pembuatan film Paprika.

Penampilan pertama Four Tielman Brothers di Jerman berlangsung di “Plankenkaffee Kosschenhaschen” di Mannheim dari tanggal 3 hingga 16 Januari 1959. Four Tielman Brothers juga diundang pada tanggal 29 Januari 1959 di Hotel Deutsches Theater di München di acara pemutaran perdana film Paprika. Di sana mereka bertemu aktris Romy Schneider dan mendapatkan penghargaan medali film.

Pada tahun tersebut Four Tielman Brothers  tampil sebagai salah satu bintang utama untuk meramaikan pergelaran sirkus dan pameran tahunan. Manejer mereka yang berasal dari Belgia itulah yang telah membawa mereka ikut hadir dalam pergelaran tersebut. Bersama kelompok Circus ‘Fisher’ mereka melakukan perjalanan ke seluruh Jerman dan Four Tielman Brothers juga tampil sebagai tamu terkenal dalam event ‘Oktoberfest’ di Muenchen.

Kor Aaftink yang pada waktu itu sebagai manajer label Imperial dari perusahaan rekaman Bovema mencoba menawarkan kontrak rekaman untuk group rock ‘n’ roll liar asal Belanda ini. Single perdana mereka menjadi salah satu yang menarik dalam sejarah pop Belanda. Irama yang mudah diingat dalam rekaman Hop and Swing tersebut, serta ciri khas vokal yang unik dari Andy Tielman dan dukungan instrument oleh Ponthon Tielman masih pada sound double bass yang sangat mendunia.

TIELMAN BROTHERS (1960-1963) IMPERIAL RECORDING (3 SINGLE) + ARIOLA (1 EP) 

Formasi:

Andy Tielman (lead guitar, vocals) Reggy Tielman (2nd lead guitar, vocals) Franky Luyten (rhythm guitar, vocals) Ponthon Tielman (bass guitar, 6 string bass, vocals) Loulou Tielman (drum, vocals)

Pada bulan Januari 1960 di Belanda terutama Den Haag untuk pertama kali mereka terkenal dengan nama The Tielman Brothers. Pada 3 Januari 1960 mereka bermain di Koepelzaal – Dierentuin Haagse (The Hague Zoo).

Pada tanggal 23 Januari 1960 The Tielman Brothers muncul di siaran televisi AVRO (sebuah stasiun siaran televisi Belanda) untuk mempublikasikan nama baru grup band mereka yang diberi nama The Tielman Brothers. Pada kesempatan itu mereka tampil luar biasa dengan membawakan lagu Black Eyes dan dilanjutkan dengan Rollin’Rock. Pertunjukan The Tielman Brothers sangat memukau penonton dan pemirsa televisi, karena atraksi bermusik yang mereka lakukan, seperti solo drum oleh Loulou Tielman di mana ia berjalan-jalan memutar mengelilingi drum sambil menabuh drum kit, lalu Ponthon Tielman merangkak di lantai dan meliuk-liuk menggunakan punggungnya sambil memainkan double bass-nya yang berwarna putih, kemudian Andy Tielman bermain gitar dengan giginya serta menggunakan kakinya pada fret gitar atau memainkan gitar sambil memanggul gitar tersebut pada lehernya dan berdiri di atas ganda bass, setelah ituLoulou Tielman memukul-mukul stick-nya pada string gitar Andy Tielman. Tentu saja ada beberapa ciri khas yang mereka ambil dari gaya Spike Jones dan Bill Haley.

Konon menurut rumor dikatakan bahwa atraksi bermain gitar dengan menggunakan gigi yang dilakukan Andy Tielman, kemudian menginspirasi Jimi Hendrix untuk aksi panggungnya.

Bagaikan sebuah sensasi dan gaya rock ‘n’ roll yang liar yang belum pernah terjadi di televisi Belanda. Rock ‘n’ roll dari orang Indonesia tersebut begitu menjadi idola di negeri Belanda yang dingin dan ortodoks, namun justru menuai kritikan negatif dari pengamat siaran televisi dan pakar musik di negeri kincir angin tersebut. Penampilan mereka di televisi saat itu, menjadi sejarah yang sempat diliput selama 45 detik oleh Hans Heynen dalam film dokumenternya yang berjudul Rockin’ Ramona.

Tampak dalam film ini bagaimana lentik jari-jari panjang Andy Tielman yang berlari sepanjang gitar Gibson Les Paulnya dalam lagu Black Eyes.

Pernah di tahun 1991, Rarity Records merilis secara utuh film tersebut untuk sebuah acara televisi yang bekerjasama dengan Tojo Records. Di bulan Januari 1960 The Tielman Brothers merekam 4 lagu di Bovema Studio Heemstede, diantaranya My Maria(lagu yang paling banyak diminta sepanjang tahun),You’re Still The One (kembali dirilis dari rekaman pertama mereka pada tahun 1958 yang sekarang terdengar sempurna), Black Eyes (instrumental pertama mereka yang akan menjadi salah satu highlight dalam sejarah yang disebut Indo Rock), dan Rock Little Baby (juga kembali dirilis dari album pertama mereka tahun 1958, yang sekarang terdengar jauh lebih sempurna).

Setelah itu The Tielman Brothers berangkat ke Jerman. Mereka mulai dibayar dengan kontrak bulanan di sebuah night klub Ringstuben di Mannheim. Keluarga Fluhrman sang pemiliki klub dansa Ringstuben selalu menyebut Sputnik untuk grup band ini dan penontonnya, karena dekorasi panggung mereka terdapat roket dan pesawat luar angkasa. The Tielman Brothers kemudian sering kembali manggung ke tempat tersebut.

Mereka kembali ke Bovema melakukan beberapa rekaman pertama mereka. Adapun Franky Luyten masuk bergabung bersama grup ini dan ikut ke Jerman hingga pertengahan tahun 1964.

Pada musim semi tahun 1961 Andy Tielman membeli sebuah gitar pertamanya untuk merekJazzmaster Fender (putih). Awalnya Andy Tielman mengetahui gitar ini dari album milik The Ventures. Gitar ini tampaknya sangat cocok untuk aksi panggungnya yang sangat liar karena jauh lebih ringan dibandingGibson Les Paul, dan pada akhirnya band mereka sepakat membeli peralatan Fender yang lengkap dari Radio Barth di Stuttgart.

Di tahun 1963 Jane Tielman ikut bergabung dalam tur bersama band ini. Pada tahun yang sama, mereka menerima tawaran sebuah kontrak rekaman di Jerman untuk label Ariola. Dalam side A di album tersebut, lagu The Tielman Brothers diurutan pertama diberi judul Tahiti Jungle (sebuah aransemen dari Hawaiian War Chant of The Ventures) dan di sisi B ada lagu Jerman berjudulFern Am Amazonas.

Di album ini kesuksesan yang sama kembali diperoleh Ariola ketika sebelumnya pernah sukses menangani grup The Blue Diamonds. Kesuksesan tersebut kembali diikuti untuk album Jerman keduaTHE TIELMAN BROTHERS yang berjudul Java Guitars (Andy Tielman sendiri yang punya ide menuangkan dalam Guitar Boogie, yang sangat populer dan masih ditiru oleh banyak musisi sampai hari ini).

Album Jerman ke tiga The Tielman Brothers pada tahun 1963 yang seluruhnya merupakan instrumental (di aransemen oleh seorang musisi folksong Jerman). Little Hänschen Twist dan sebuah suguhan yang tanpa batas pada lagu Twistin’ The Carioca pernah ditampilkan dalam sebuah instrument gitar Les Paul di film musikal ‘Flying Down To Rio’ bersama Fred Astaire dan Ginger Rogers pada tahun 1933.

THE TIELMAN BROTHERS (1963-1964) 

Formasi:  

Andy Tielman (lead guitar, vocals). Alphonse Faverey (lead guitar) ex Strangers band. Reggy Tielman (2nd lead guitar, 6 string bass, vocals). Franky Luyten (rhythm guitar, vocals). Ponthon Tielman (bass guitar, 6 string bass, vocals). Loulou Tielman (drum, vocals). Jane Tielman (vocals).

Pada tahun 1963 Andy Tielman dan Reggy Tielman mengalami sebuah kecelakaan mobil yang tragis.Reggy Tielman pulih setelah 2 minggu, tapi Andy Tielman selama 4 hari dalam keadaan koma dan lengannya patah menjadi 8 bagian. Pemulihan tangannya berlangsung berbulan-bulan. Sebagai penggantinyaAlphonse Faverey (lead guitar) mantan grup Strangers bergabung bersama The Tielman Brothers. Ia pun tetap bergabung di band setelah kembalinya Andy Tielman dalam grup ini.

Permainan gitar Andy Tielman kurang bagus di banding Alphonse Faverey sehingga ia lebih berkonsentrasi pada vokalnya. Namun Andy Tielman telah menciptakan perubahan yang luar biasa dalam dunia gitar. Dia menggabungkan 4 buah string banjo untuk ditambahkan pada guitar Jazzmaster Fender-nya, hingga seluruh tali gitar tersebut berjumlah 10 string. Ia bisa mencapai efek yang sangat khusus dengan menghasilkan sound yang besar, sehingga muncul gosip yang mengatakan bahwa pernah seorang karyawan dari perusahaan gitar Fender datang diam-diam ke Sputnik untuk menyaksikan gitar unik ciptaan Andy dalam pertunjukan musik mereka, dan akhirnya perusahaa produsen gitar di Jerman yang bernama Framus serta produsen gitar lain yang bernama Vox, menciptakan prototipe untuk sebuah gitar namun menggunakan 9 string. Gitar ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh gitar unik ciptaan Andy Tielman.

Kemudian hampir semua band Indo-Rock di Jerman ikut meciplak gaya bermain gitar Andy Tielman, terutama sebagai lead guitar Jazzmasters Fender. Bersama dengan Alphonse Faverey mereka melakukan tur di Israel. Sayangnya tidak ada catatan sejarah selama Alphonse Faverey bergabung di band The Tielman Brothers ini.

Di tahun 1964 Franky Luyten dan Alphonse Faverey keluar dan ikut wajib militer untuk angkatan bersenjata Belanda. Karena perselisihan dalam grup band, Ponthon Tielman akhirnya meninggalkan The Tielman Brothers, lalu bermain untuk beberapa lama bersama bandnya sendiri yang diberi nama TIELMAN ROYAL, setelah itu ia kembali ke Indonesia dan menetap hingga wafatnya pada bulan April tahun 2000.

THE TIELMAN BAND (1964-1969)

Formasi:

Andy Tielman(lead guitar, vocals) Reggy Tielman(2nd lead guitar, vocal) Hans Bax (rhythm gitar, vocals) Robby Latupeirisa(bass guitar, 6 string bass) Loulou Tielman(drum, vocals) Jane Tielman (vocals)

Bersama dengan Hans Bax dan Robby Latupeirisa yang berasal dari grup legendaris Indo-Rock yang sudah bubar yaitu JAVALINS BAND, mereka mulai tur lagi di Jerman dengan nama baru untuk band mereka yaitu THE TIELMAN BAND, meskipun fakta bahwa Andy Tielman sendiri punya masalah dengan nama ini, sebab dia lebih suka untuk terus menggunakan THE TIELMAN BROTHERS.

Dalam formasi ini The Tielman Band merekam sebuah live album di akhir tahun 1965 serta sejumlah lagu diantaranya: Hello Caterina yang merupakan salah satu komposisi terbaik mereka. Di tahun yang sama, The Tielman Band diundang untuk tampil meramaikan pergelaran yang paling terkenal nan mewah di Belanda, yaitu di Palais de Danse di Scheveningen (pemukiman tepi laut Den Haag). Meskipun mereka tidak bermain di Belanda selama bertahun-tahun, namun fans mereka datang dari seluruh penjuru negeri itu pada acara tersebut dengan penuh antusias, untuk menonton grup band terkenal ini yang datang dengan mengendarai limusin besar mereka. Mereka tampil dengan sukses besar selama bulan Juli dan Agustus, sehingga penampilan mereka pada pembukaan pertunjukan tersebut dikenal sebagai ZZ EN DE MASKERS dan ANDY STARR & THE STRIPES.

Jos Van Vliet, yang sebelumnya adalah presiden dari THE CRAZY ROCKERS FAN CLUB dan kemudian menjadi Press Manager pada Negram / Delta Records, mengundang The Tielman Band ke studio dan menawarkan untuk merekam sebuah album yang diberi nama ‘East And West’. Dalam kesempatan itu Andy Tielman memasukkan 5 balada indah, diantaranya: Unchained MelodyMaria And Danny BoyJane Tielman memimpin dengan menyanyikan lagu Bring It On Home To MeReggy Tielman sendiri, juga ikut mengisi dan menjadi penyanyi utama di sejumlah lagu-lagu tradisional Indonesia seperti Ole Sio dan Kekasih Ku. Lagu berjudul Maria (West Side Story) dirilis sebagai sebuah lagu yang mencapai posisi urutan 20 di Top Forty tertinggi di Belanda pada tahun 1965. Instrumental yang mengagumkan ditulis sendiri berjudul Marabunta juga dirilis di Amerika Serikat pada label Scepter.

Andy Tielman juga terkenal sebagai gitaris yang menggunakan Vox Guitar Organ, sementara saat itu di tahun 1966, sangat jarang para gitaris menggunakannya di panggung. Instrumen ini mampu menghasilkan perpaduan antara suara organ dan gitar. Dengan menggunakan beberapa kontrol dan tombol-tombol, hal itu tidak mudah untuk dimainkan, terlebih lagi Vox Guitar Organ tersebut hanya bisa dimainkan dengan menggunakan sebuah electronik plectrum yang terhubung dengan PC board pada gitar. Sayangnya alat ini segera menghilang dari pasaran, namun sekali lagi Andy Tielman-lah yang terbukti menjadi inovator sejati dalam mencipatakan suara gitar tersebut.

Hingga tahun 1967 The Tielman Band merekam untuk label Ariola Jerman, namun ciri khas aksi  The Tielman Brothers inilah yang paling bersejarah dalam dunia musik . Pada tahun 1967 The Tielman Bandbenar-benar tak menduga bahwa hit mereka berjudul Little Bird menjadi yang terbesar sepanjang karir mereka. Little Bird mencapai posisi ke- 7 di Top Forty Belanda pada tahun itu. Rekaman ini kemudian dirilis di Amerika Serikat pada label Ranwood.

Setelah bertahun-tahun The Tielman Brothers menjadi ikon rock ‘n’ roll di Eropa bahkan dikenal juga di Amerika, serta berkali-kali merubah formasi hingga akhirnya mereka muncul dengan nama lain untuk grup band mereka yaitu ANDY TIELMAN & THE TIELMAN BROTHERS. Nama besar Tielman semakin tenggelam, dan pada tahun 1979 hanya Andy Tielman yang sempat tampil jaya dimasa tuanya. Terutama untuk sebuah instrumental yang berjudul Sarinande ciptaannya yang sangat berpengaruh luar biasa sebagai sebuah album terakhir dengan berisikan 4 nomor instrumental.