INXS Band

INXS (diucapkan “in excess”, In-X-S) adalah sebuah band rock Australia yang dibentuk dengan nama The Farriss Brothers tahun 1977 di Sydney, New South Wales. Personil yang masih menetap di band ini adalah Garry Gary Beers (gitar bas), Andrew Farriss (kibor), Jon Farriss (drum) Tim Farriss (gitar utama) dan Kirk Pengilly (gitar/saksofon).Selama 20 tahun, mereka dilengkapi Michael Hutchence sebagai vokal utama, yang penampilannya di panggung berhasil menjadikannya pusat perhatian di band ini.Awalnya dikenal karena gaya New Wave/ska/pop, kemudian mereka mengambil gaya pub rock yang lebih keras, termasuk elemen funk dan tari.

Pada awal 1980-an, INXS mendapatkan keberhasilan yang lumayan dengan Shabooh Shoobah dan single hits, “The One Thing”. Meskipun “The Swing” membawa sukses yang lebih besar dari seluruh dunia, namun single “Original Sin” justru lebih sukses secara komersial, menjadi single nomor satu mereka. Mereka kemudian akan mencapai sukses internasional melalui serangkaian rekaman hit tahun 1980-an dan 1990-an, termasuk album Listen Like Thieves, Kick, dan X; dan single “What You Need”, “Need You Tonight”, “Devil Inside”, “New Sensation”, dan “Suicide Blonde”.

Pada 1990-an, INXS membawa nuansa romantis dengan penyanyi pop Kylie Minougue dan mendapatkan pengakuan yang lebih besar di Inggris. Namun, dengan adanya Welcome to Whereever You Are pada tahun 1992, mereka menjadi kurang di Amerika Serikat. Michael Hutchence ditemukan tewas di suite hotel di Sydney pada bulan November 1997 dan ini membuat INXS tidak melakukan pertunjukan publik selama satu tahun. Mereka tampil dengan beberapa penyanyi tamu termasuk Jimmy Barnes, Terence Trent D’Arby, dan Jon Stevens.; Stevens resmi bergabung dengan band untuk tur dan rekaman sesi pada tahun 2002. Pada tahun 2005, anggota INXS berpartisipasi dalam Rock Star: INXS, serial televisi realitas, disiarkan ke seluruh dunia, yang berpuncak pada pemilihan vokalis baru mereka, Canadian J.D Fortune, dan pelepasan “Preety Vegas” dan “Afterglow” sebagai single, dan album berjudul Switch.

Pada akhir 2010, mereka merekam dan merilis Original Sin, album tribute, menampilkan seniman tamu seperti Kavyen Temperley (dari Eskimo Joe) dan Ben Harper. Pada bulan September 2011 band ini mengumumkan bahwa penulis lagu dna penyanyi Ciaran Gribin dari Irlandia Utara, menggantikan Fortune sebagai vokalis mereka menjelang tur yang direncanakan Amerika Selatan, Australia & Eropa di akhir tahun.

INXS memenangkan enam Australia Asosiasi Industri Rekaman (ARIA) penghargaan termasuk tiga penghargaan ‘Best Group’ pada tahun 1987, 1989 dan 1992, dan dimasukkan ke dalam Hall of Fame ARIA pada tahun 2001. Pada Mei 2013 INXS telah menjual hampir 40 juta album di seluruh dunia.

Pada 11 November 2012, selama kinerja mereka sebagai band pendukung untuk Matchbox Twenty di Perth Arena, Australia, INXS mengumumkan bahwa ini akan menjadi proyek yang terakhir mereka, meskipun mereka tidak secara resmi mengumumkan Band ini pensiun secara permanen.

Pada tahun 2014, INXS merilis sejarah dari band ini band pada wawancara televisi khusus Australia dengan judul THE STORY BEHIND INXS. Drummer Jon Farriss membuat pernyataan “never say never”, mengenai kemungkinan bahwa band ini bisa merekam dan melakukan lebih banyak musik di masa depan, selama wawancara terjadi.

gaya2 80 an yg kemudian di adaptasi oleh grup rock lain yg lebih easy listening…. taun 80an…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s